Gambar Gigi Sehat
Prevalensi
nasional masalah gigi dan mulut adalah 25,9 persen, sebanyak 14 provinsi
mempunyai prevalensi masalah gigi dan mulut diatas angka nasional. Secara
keseluruhan kemampuan untuk mendapatkan pelayanan dari tenaga medis gigi
sebesar 8,1 persen (EMD). Ditemukan EMD meningkat pada kelompok umur yang lebih
tinggi umur 45-54 tahun meningkat (EMD:10,6 dibanding EMD umur 12 tahun: 7,0), EMD di perkotaan (8,6) lebih besar dari EMD
perdesaan (7,5), dan EMD meningkat pada status ekonomi lebih tinggi (EMD
teratas: 9,0). Prevalensi nasional menyikat gigi setiap hari adalah 94,2 persen
sebanyak 15 provinsi berada dibawah prevalensi nasional. Untuk perilaku benar dalam menyikat gigi berkaitan
dengan faktor gender, ekonomi, dan daerah tempat tinggal. Ditemukan sebagian
besar penduduk Indonesia menyikat gigi pada saat mandi pagi maupun mandi sore,
(76,6%). Menyikat gigi dengan benar adalah setelah makan pagi dan sebelum tidur
malam, untuk Indonesia ditemukan hanya 2,3 persen. Indeks DMF-T menggambarkan tingkat keparahan kerusakan
gigi.Indeks DMF-Tmerupakan penjumlahan dari indeks D- T, M-T, dan F-T. Indeks
DMF –T ini meningkat seiring dengan bertambahnya umur. Prevalensi nasional Indeks DMF-T adalah 4,6.
Sebanyak 15 provinsi memiliki xi prevalensi diatas prevalensi nasional. Indeks
DMF-T lebih tinggi pada perempuan (5,0) dibanding
laki-laki (4,1). Namun untuk kuintil indeks kepemilikan, semakin tinggi
kuintil, semakin rendah nilai DMF-T, hal ini terlihat pada kuintil indeks
kepemilikan terbawah nilai DMF-T nya 5,1, sedangkan untuk yang teratas nilai
DMF-T nya lebih rendah (3,9 %). (Riskesdas,
2013).
Begitu banyaknya masalah tentang gigi, maka kita harus mengetahui gigi itu sendiri apa ?
Gigi merupakan suatu organ yang sangat keras dan fungsinya begitu banyak dan sangat kita pehatikan, karena tanpa adanya gigi maka seseorang itu tidak dapat makan, seseorang itu tidak dapat bicara, seseorang itu tidak akan bisa melakukan pencernaan secara sempurna.
Ada beberapa hal fungsi Gigi adalah ?
- Gigi dapat membantu untuk pencernaan
- Gigi dapat membantu proses bicara
- Gigi dapat membantu kita dalam menunjang penampilan.
Hal ini banyak orang yang salah mengartikan fungsi gigi dan kegunaan gigi, hal ini di tunjang oleh beberapa hal seperti halnya yang kita ketahui saat ini, sejak perkembangan zaman sekarang orang sudah tertarik untuk melakukan perawatan gigi, bahkan seseorang tersebut rela untuk melukan perawatan gigi ke tukang gigi dan awalnya giginya hanya masalah sedikit dan menjadi lebih parah.
Penelitian karies didapatkan hampir seluruhnya pada
responden yang sering mengkonsumsi makanan manis 26 (78,8%) dengan kejadian
karies gigi dan sebagian kecil 0 responden (0%) tidak karies. Pada responden
yang jarang mengkonsumsi makanan manis adalah 4 responden (12,1%) dengan karies
dan sebagian kecil 3 responden ( 9,1 %) dengan tidak karies (Sumini, 2014).
Karies adalah suatu penyakit infeksi
yang dihasilkan dari interaksi bakteri. Karies gigi terjadi karena proses
demineralisasi dari interaksi bakteri pada permukaan gigi. Bakteri bersifat
asam sehingga dalam periode waktu tertentu, asam akan merusak email gigi dan
menyebabkan gigi menjadi berlubang. Faktor etiologi terjadinya karies yaitu
mikroorganisme plak, diet dan waktu. Karies pada gigi sulung sering menyerang
gigi molar rahang bawah, gigi molar rahang atas, dan gigi anterior rahang atas.
Pada masa periode gigi bercampur karies gigi sering menyerang pada gigi molar
permanen rahang bawah dibandingkan dengan gigi rahang atas (Mustika, 2014).
Kita bandingkan sekarang dengan beberapa hasil yang telah dilakukan oleh ahli gigi yang bukan dokter gigi melakukan perawatan pada gigi tersebut.
Bahan Tambalan Akrilik yang digunakan oleh ahli gigi
Dengan hal itu masyarakat, lebih cerdas dalam memilih perawatan anda, sayangi kesehatan mulut anda berarti anda menyanyi kesehatan tubuh anda !!!!
Jeffry Kurniawan, drg
Instagram @jrykurniawan
Klinik Shifa Medika Jalan Lembaga Pemasyarakatan No 1 F Pekanbaru




Tidak ada komentar:
Posting Komentar