Ini merupakan kondisi gigi yang sudah mulai hampit mengenai jaringan gigi, akan tetapi masih bisa dilakukan penumpatan.
Hal ini terjadi pada pasien yang mempunyai gigi yang tidak rapi, kemudian juga mempunyai kebiasaan buruk tidak menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Karies merupakan salah satu penyakit gigi yang telah ada
sejak 14.000 tahun yang lalu. Karies merupakan
suatu penyakit pada jaringan keras gigi, yaitu email, dentin dan sementum yang
disebabkan aktivitas jasad renik yang ada dalam suatu karbohidrat yang
dirugikan. Proses karies gigi ditandai dengan terjadinya deminerausisi pada
jaringn keras gigi, terjadinya invasi bakteri dan kerusakan pada jaringan pulpa
serta penyebaran infeksi ke jaringan periapikal dan menimbulkan rasa nyeri.
Penyakit gigi
dan mulut masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama didunia,
menurut hasil The National Health and Nutrition Examination Survey pada tahun 2004
menunjukkan bahwa kesehatan gigi dan mulut di Indonesia merupakan hal yang
perlu diperhatikan karena penyakit gigi dan mulut merupakan penyakit tertinggi
yang dikeluhkan oleh masyarakat yaitu sebesar 60%. Penyakit gigi dan mulut yang
terbanyak diderita masyarakat adalah karies gigi kemudian diikuti oleh penyakit
periodontal di urutan kedua. karies juga dapat terjadi sebagai akibat dari
penyakit lokal maupun penyakit sistemik, penyakit sistemik tersebut salah
satunya adalah diabetes mellitus (DM). Penyakit Diabetes Mellitus adalah suatu penyakit yang kronis, dengan tanda
yang khas yaitu bertambahnya kadar glukosa dalam darah dan dalam urin.
Menurut Notoatmojo (2007), pendidikan
kesehatan dapat menghasilkan perubahan atau peningkatan dan akan berpengaruh
pada sikap dan perilaku. Perubahan pengetahuan, sikap dan perilaku kesehatan
dapat meningkatkan ketrampilan dalam melaksanakan hidup sehat. Sementara
menurut Depkes RI (2006), Usaha Kesehatan Sekolah adalah wahana belajar
mengajar untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat, sehingga meningkatkan
pertumbuhan dan perkembangan peserta didik yang harmonis dan optimal, agar
menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. Pendidikan kesehatan juga
diarahkan untuk membiasakan hidup sehat agar memiliki pengetahuan, sikap,
ketrampilan untuk melaksanakan prinsip hidup sehat, serta aktif berpartisipasi
dalam usaha kesehatan baik lingkungan sekolah, di lingkungan rumah tangga
maupun lingkungan masyarakat.
Setelah Pasien Melakukan Pemeriksaan, Lalu Pasien dilakukan penumpatan secara sandwich (artinya selapis demi selapis)
Hasil Tumpatan Resin Komposit
Daftar Pustaka
1. Kemenkes RI.
2014. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2014
tentang Puskesmas. Jakarta.
2. Depkes RI. 2006.
Petunjuk Pelaksanaan Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Usaha Kesehatan
Sekolah, Jakarta.
3. https://www.instagram.com/doktergigijry/Laporan Tahunan
Program Puskesmas Andalas. Tahun 2015

